Syair Kecil untuk K. H. R. As’ad Syamsul Arifin
karya Ita Puspita Sari
Juara II Lomba Menulis Puisi Ke-7 Tulis.me
Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi
Di Kembang Kuning, kau menyetujui kehilangan dari desir darah yang pada kelenjarnya ada
nama ibu yang mendesak perih air mata.
Di belakang Mihrab Masjid Talang Pamekasan, di sana ibumu tinggal.
; Kekal dalam singgasana Tuhan.
Kau lelaki perantau dalam syair-syair luka bebatuan
Menggamit tubuh yang naif dari jejak kaki yang rumit.
Nama Tuhan ada di mana-mana.
Kau susun rapi pada jalur uratmu yang menyesatkan air mata pada kemurnian wudu dalam
kesiap ilmu.
Dari Kiai Haji Abdul Majid, Kiai Haji Abdul Hamid sampai Kiai Haji Nawawi, tanganmu
merentang kuat menagih cahaya kitab untuk berdebur di dadamu.
Menyesap kalimat Tuhan pada adab kemuliaan yang menjadi ibadah bagimu.
Di Tebu Ireng, nyala ilmu semakin berpengaruh bagi kepribadian yang meliuh gesit di dadamu.
Nama Tuhan melilit basah bibirmu. Menari pada hitungan tasbih dalam jemari yang tertatih.
Khadratusy Syekh Hasyim As’ary tak putus-putus kau sebut dalam syair sujud.
Kemuliaan terakhir tempatmu mengabdi menjadi mata air dalam dermaga ilmu.
“Zaman samangken raja fitnana
Rakyat sadaja padha sossana
Politik tenggi sulit jalanna
Sanget rumitta raja cobana”
Katamu, syairmu. Adalah lagu kehidupan, lagu kebangsaan. Nyanyian para pejabat, petani, dan
juga santri yang menekuni kehidupan beserta mimpi.
Ada amanah Tuhan yang menitip jiwa pahlawan untuk menjaga Negara dari tangan-tangan
kebencian.
Sederas arus lautan jiwamu membawa nurani Tuhan dalam genggam kekuatan.
Pada gemuruhnya, keberanianmu menyulut sengit temaram yang menuai kabut di pelataran
Negara kita. Negara peradaban yang kental dengan nafas ketuhanan.
Biodata Penulis
Ita Puspita Sari, lahir di Sumenep Madura, 1 Januari 2002. Sedang kuliah di IAIN Jember. Puisi-puisinya dimuat dalam antologi bersama Surat Cinta Untuk Ibu, Azizah Publishing, Lubang Kata, dll.
Tulis.me dengan senang hati menerima karyamu untuk dimuat di sini. Karya dapat berupa cerpen, puisi, esai, atau tips menulis. Untuk mengirim karya, buka menu Submit Karya & Tips.
Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi
