Baca Karya Fiksi

Cerpen – Remember When – Qurrotul A’yun

Diposkan pada

Remember When karya Qurrotul A’yun Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Hari ini, tepat di penghujung bulan Februari. Matahari mulai bersemangat memancarkan sinarnya. Layaknya melempar senyuman pada setiap orang yang beraktivitas ria di atas pijakan bumi. Tak kalah lagi, burung-burung berhamburan memenuhi langit biru berawan putih yang terlihat cerah. Dedaunan spontan jatuh berkat […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Layang-Layang – Maria Bernadeth Tukan

Diposkan pada

Layang-Layang karya Maria Bernadeth Tukan Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Angin tenang berembus pelan di bawah langit yang cerah. Burung-burung di udara beterbangan ke sana-ke mari, sambil berkicau dalam bahasa yang hanya mereka yang mengerti. Di bawahnya, rerumputan bergoyang ke sana-ke mari mengikuti arah angin. Pada sebuah padang rumput di bukit kecil […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Gadis – Hening Apriliananda Wikunurani

Diposkan pada

Gadis karya Hening Apriliananda Wikunurani Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Seorang gadis kecil yang saat itu baru berumur 6 tahun. Dia tidak pernah menduga jika hidupnya akan membentuk pribadinya menjadi seorang gadis yang membenci dirinya sendiri dan keluarganya. Selama beberapa tahun yang dia kenal hanyalah nenek, kakek, tante, paman, ibu asuh beserta […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Tsunagari – Nara Zihana

Diposkan pada

Tsunagari karya Nara Zihana Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Musim semi akan segera berakhir beberapa hari lagi. Gadis yang kini duduk di tepian danau itu tak ingin mengakhiri musim semi ini dengan sia-sia. Rambut pirang Hana berkilau sebab komorebi, sinar mentari yang masuk melalui celah-celah pepohonan. Tanpa Hana sadari, Kaze menatapnya dengan […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Haruskah Kumengalah – Nila Desri Yenti

Diposkan pada

Haruskah Kumengalah karya Nila Desri Yenti Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi “Maukah kau menikah denganku? tanya Fadhil suatu sore. Dia menatapku dengan lembut sambil tersenyum. Kerongkonganku seakan tercekat. Detak jantungku seakan berdegup lebih kencang. Tubuhku sedikit gemetar. Aku pun mengangguk pelan. Dia kembali tersenyum. Senyumannya itulah yang membuatku tak mampu mengatakan tidak […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Fear In The Dark – Pasya Komala Hizriastuti

Diposkan pada

Fear In The Dark karya Pasya Komala Hizriastuti Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi “Apa kamu enggak pernah sedikit pun mikirin aku, Aldo, bahkan Kania, mas? Kamu bahkan lupa bahwa kita juga di sini masih butuh kehadiran kamu!” “Aku hanya butuh waktu untuk sedikit bersenang-senang. Berlina sudah memberikan kebahagiaan yang enggak pernah aku […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Enigma Sajadah Kencana Syekh Narwastu – Teguh Dewangga

Diposkan pada

Enigma Sajadah Kencana Syekh Narwastu karya Teguh Dewangga Juara III Lomba Menulis Cerpen ke-8 Tulis.me Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Hanya ada tiga golongan yang mampu memindahkan atau sekadar melipat sajadah kencana tersebut. Orang-orang itu tak lain adalah anak keturunan Syekh Narwastu, Nabi Khidir, dan orang-orang yang memiliki karamah setingkat wali Allah. […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Anjing Kesekian – Derry Saba

Diposkan pada

Anjing Kesekian karya Derry Saba Juara II Lomba Menulis Cerpen ke-8 Tulis.me Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi “Siapa lagi kalau bukan si Botak, Pius,” kata Bocah serius sambil menghibur Hale, sahabatnya sedari masa kecil. Anjing kesayangan Hale meninggal dunia. Tidak mau dia sebut mati. Terlalu kasar untuk anjing semanis itu, katanya. Lagi […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Kereta Kematian – Nur Khafidhin

Diposkan pada

Kereta Kematian karya Nur Khafidhin Juara I Lomba Menulis Cerpen ke-8 Tulis.me Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi /1/ Menjelang Pesta Reka Wulan Tana Ekan1 Lonceng kematian telah menggema, memberikan makna sasmita yang mengerikan, di mana kereta kematian telah meluncur. Tanda untuk membangunkan arwah etnik Lewolema untuk segera hengkang. Satu demi satu arwah […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Darah, Keringat, dan Air Mata – Ruth Silalahi

Diposkan pada

Darah, Keringat, dan Air Mata karya Ruth Silalahi Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Dingin. Begitulah hubunganku dengannya. Bicara secukupnya, selalu menjadi senjataku untuk menghadapinya. Bukan tidak peduli hanya saja kami terbiasa dengan hal itu. Lebih sering diam dalam keheningan. Meskipun mengetahui ada masalah di dalam diri masing-masing, kami hanya sekadar bertanya basa-basi […]