Baca Karya Fiksi

Puisi – Mereka tapi Bingung – Aprianus Yekri Mampu

Diposkan pada

Mereka tapi Bingung karya Aprianus Yekri Mampu Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Terdengar langkah bagai dentuman yang  begitu keras Menggelegar seiring berlalunya raja siang Aku baru saja bersandar pada pundak berakar itu Menantikan setiap tetes air yang mengalir atasnya Rasanya seperti mimpi belaka Sejenak aku bungkam, tak berkata Melihat kondisi negeriku yang […]

Baca Karya Fiksi

Puisi – Akhir Kisah – Afif Rifqi Yonada

Diposkan pada

Akhir Kisah karya Afif Rifqi Yonada Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Tidak megah hanya bangunan hijau. Tidak setinggi Burj Khalifa di Dubai. Tidak setua Petra di Yordania. Tidak seunik menara Pisa di Italia. Bangunan hijau ini adalah saksi bisu, Perjuangan melawan hawa nafsu. Kan kuingat selalu, Sebelum memori lekang oleh waktu. Di […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Remember When – Qurrotul A’yun

Diposkan pada

Remember When karya Qurrotul A’yun Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Hari ini, tepat di penghujung bulan Februari. Matahari mulai bersemangat memancarkan sinarnya. Layaknya melempar senyuman pada setiap orang yang beraktivitas ria di atas pijakan bumi. Tak kalah lagi, burung-burung berhamburan memenuhi langit biru berawan putih yang terlihat cerah. Dedaunan spontan jatuh berkat […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Layang-Layang – Maria Bernadeth Tukan

Diposkan pada

Layang-Layang karya Maria Bernadeth Tukan Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Angin tenang berembus pelan di bawah langit yang cerah. Burung-burung di udara beterbangan ke sana-ke mari, sambil berkicau dalam bahasa yang hanya mereka yang mengerti. Di bawahnya, rerumputan bergoyang ke sana-ke mari mengikuti arah angin. Pada sebuah padang rumput di bukit kecil […]

Baca Karya Fiksi

Puisi – Via Dolorosa – Martinus Pancarianus Setu

Diposkan pada

Via Dolorosa karya Martinus Pancarianus Setu Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi /1/ Zaitun semakin jauh di belakang Eden terbengkalai Getzemani bisu disaksikan ayam yang berkokok Memenggal angguk kepala Saat subuh begitu rapuh dijual dalam tiga keping logam Massa ramai berkeliaran “salibkan dia, salibkan dia” Jauh di depan golgota menjerit tangis “Ibu, ketika […]

Baca Karya Fiksi

Puisi – Sepanjang Jalan – Martinus Pancarianus Setu

Diposkan pada

Sepanjang Jalan karya Martinus Pancarianus Setu Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi -ketika mengenang jalan- Dahulu di ruas jalan penuh massa; Ceritanya seorang pemuda memburuh doa dan dipenggal tubuhnya Dalam jejal salib yang berat Di jalan, sepanjang perjalanan pulang Tak terhitung bulir-bulir gandum yang tumpah ruah Tak ada asa yang memungut Lepas bersimbah […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Gadis – Hening Apriliananda Wikunurani

Diposkan pada

Gadis karya Hening Apriliananda Wikunurani Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Seorang gadis kecil yang saat itu baru berumur 6 tahun. Dia tidak pernah menduga jika hidupnya akan membentuk pribadinya menjadi seorang gadis yang membenci dirinya sendiri dan keluarganya. Selama beberapa tahun yang dia kenal hanyalah nenek, kakek, tante, paman, ibu asuh beserta […]

Baca Karya Fiksi

Puisi – Seperti Pecahan Kaca – Risma Mufidatul Lailis

Diposkan pada

Seperti Pecahan Kaca karya Risma Mufidatul Lailis Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Berlinang air mata Penuh oleh kata luka Tak elak semua oleh duka Menyematkan harsa semata Ibuku pahlawanku Ayahku panutanku Semoga tak menjadi seperti pecahan kaca Kala hubungan selaras tak lagi menyatu Yang pecah biarlah pecah Tak lagi rekat biarlah lelah […]

Baca Karya Fiksi

Puisi – Duniaku – Hening Apriliananda Wikunurani

Diposkan pada

Duniaku karya Hening Apriliananda Wikunurani Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Aku berada di duniaku. Dunia di mana tidak ada seorang pun yang mengenaliku. Dunia di mana fisikku adalah diriku. Dunia di mana jiwaku bukanlah diriku. Menjadi seseorang yang berbeda. Dunia di mana aku bisa menjadi apa yang kuinginkan. Biodata Penulis Hening Apriliananda […]

Baca Karya Fiksi

Puisi – Terabaikan – Hening Apriliananda Wikunurani

Diposkan pada

Terabaikan karya Hening Apriliananda Wikunurani Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Rasa sakit bukanlah hal yang menakutkan. Tidak terlihat dan terabaikanlah hal yang menakutkan. Ketidakpedulian orang sekitarlah hal yang mengerikan. Tidak ada yang menganggapmu di dunia inilah yang menyakitkan. Terlahir, seperti tidak terlahir. Bernafas, seperti tidak bernafas. Melihat, seperti tidak melihat. Mendengar, seperti […]