Baca Karya FiksiPuisi

Puisi – Caravansary – Eko Setyawan

Caravansary
karya Eko Setyawan
Juara I Lomba Menulis Puisi Ke-7 Tulis.me

Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi

: Poncke Princen

1.
hidup adalah gema.
di sebuah kamp konsentrasi dan tinggal
bagaimana kau menyelamatkan diri.

2.
mendengar suara, jauh lebih mudah
ketimbang memusingkan di langit
bagian mana Tuhanmu berada.

“mungkin― sebagian yang menuhankan diri―
adalah mereka yang gila pada imperium.”

3.
jangan harap kau bisa menemukannya.
ketika hidup, jauh lebih hidup, dari
segala hal yang pernah kau pikirkan.

hanya akan merupa sebuah ketaksaan, bukan?

namun―berpindah haluan dan menapak ke seberang
tak lain migrasi isi kepala dan keberpihakan.

dari Vught, Utrecht, dan bermuara pada
negara yang, mungkin, mulai mekar.
: ada dan akan selalu ada peristiwa.

4.
mengalirlah sebagai metrum yang sendu.
bukan sebagai caraka, melainkan tugur pada manusia.
merupa kantata bagi yang dihilangkan tiba-tiba.

sehingga―hanyut adalah cara paling mudah menerimanya.
karena, kelak, kau akan tahu
ke mana mimpimu harus kau jemput.

“sekali pengkhianat, sebaik apa pun itu,
akan tetap menjadi pengkhianat,” kata ia yang tak suka.

5.
dunia, yang membatasi kita, adalah kita.
diri yang membatasi diri.
tidak bergerak dan selalu sama.

6.
Saat ini, Tuhan sedang berwarna apa?

7.
tak ada warna bagi-Nya selain abu-abu.
begitu juga―mungkin―hidup dan masa depan.
tapi, lusa, selalu memiliki beragam warna.

8.
lusa, ada di antara siap dan tak siap.
siap menata diri. Namun belum tentu siap membuka diri.

tapi―Purwodadi dan Santa Cruz tak lain adalah nyeri.

9.
akhirnya, hidup adalah gema.
kau akan menjadi dirimu sendiri.
dan seluruh mimpi, kau pijak dengan kedua kakimu sendiri.

“kamp konsentrasi terbuat dari air mata.
bergegaslah, sebelum talkin benar-benar dirapalkan.
sebab―kau akan kehilangan seluruhnya.”

Karanganyar, 2019

Biodata Penulis
Eko Setyawan
, lahir dan menetap di Karanganyar, Jawa Tengah. Buku puisinya berjudul Merindukan Kepulangan (2017). Sesekali menulis puisi, sesekali menulis cerpen, seringkali kehilangan diri.

Tulis.me dengan senang hati menerima karyamu untuk dimuat di sini. Karya dapat berupa cerpen, puisi, esai, atau tips menulis. Untuk mengirim karya, buka menu Submit Karya & Tips.

Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *