Puisi – Aksara Mimpi – Sulthan Hafizh Nabil

Aksara Mimpi
karya Sulthan Hafizh Nabil
Juara Harapan 3 Kategori Pelajar Lomba Menulis Puisi Tulis.me Periode 1 2019

Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi

Aku adalah entitas paling bahagia ketika sadar ditenggelamkan semesta malam. Karena aku menemukanmu sebagai apa pun.

Aku menemukanmu sebagai pohon cendana besar dengan harum seperti seragam putihmu yang tidak pernah lusuh.

Aku menemukanmu sebagai buku-buku antologi puisi lama di perpustakaan sekolah yang selalu kutelusuri keindahan sajaknya.

Aku menemukannmu sebagai masjid tua yang teduh dan tenang, dengan tawa anak-anak kurang dari 10 tahun, dengan cahaya yang menyelinap dari bawah pintu-pintu geser pada waktu duha, dengan keramahan dari perasaan lepas dan ikhlas.

Aku menemukanmu sebagai bahasa kelembutan seorang hawa, dengan setiap kata yang kau keluarkan menjadi bahasa keibuan yang kurindukan.

Aku menemukanmu sebagai malaikat dengan sayap-sayap harum, atau seperti seorang kekasih yang selalu mengirim pesan, atau seperti seorang yang terlihat dalam penantian dan kesetiaan yang khidmat dan khusyuk.

Aku membayangkan apa pun itu bentuk kesentosaan dari eksistensimu, seperti jari jemarimu yang menyentuh air wajahku yang mendidih merah.

Aku akan melihatmu seharian. Hari ini, besok, lusa, atau ratusan purnama berikutnya. Tapi sekiranya aku terbangun, tetaplah bersamaku.

Biodata Penulis
Sulthan Hafizh Nabil. Asal Jakarta kelahiran 28 Desember 2002, tapi sekarang ia menetap di Tangerang. Banyak belajar tentang sastra dari Bunda yang seorang penulis dan telah menerbitkan antologi puisi. Menyukai film-film berbau bahasa dan sastra seperti “Ada Apa dengan Cinta?”. Sekarang ia duduk di bangku SMA kelas 1, dengan ambisi bisa masuk ke perguruan tinggi jurusan sastra dan bahasa. Temukan sajak-sajak kecil Sulthan di Instagram @fizenbil.

Tulis.me dengan senang hati menerima karyamu untuk dimuat di sini. Karya dapat berupa cerpen, puisi, esai, atau tips menulis. Untuk mengirim karya, buka menu Submit Karya & Tips.

Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *