Sajak dari Tepian
karya Salsa Biil Zulfa
Juara Harapan 1 Kategori Pelajar Lomba Menulis Puisi Tulis.me Periode 1 2019
Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi
Dengan jantung terbelah kucoba memahami, engkau tak pernah suka pada sajak-sajakku.
“hanya rimba gelap penuh angin atau sepusar gelombang yang terbengkalai!”
kemudian kususun lagi cinta itu.
Dalam helai-helai rambut yang kau tinggalkan.
Atau pada kata-kataku yang menumpuk dan membusuk kulihat kau bergegas melipat jemari,
agar tak terlihat melambai meski kutahu ada keping di matamu seakan ingin menjemput segala
yang tertinggal sepanjang kota kecil kita bekasi dan malam.
Lulung bansi, kesepian yang lengkap baris-baris itu berdengungan.
Memburu jejak-jejak, rel demi rel selembah kesunyian, serupa tato kupu-kupu di dada
kananmu yang belum pernah jadi berpalinglah! Aku akan menulisnya dengan bibir gemetar
hingga menjadi sajak paling indah
yang akan menidurkanmu di gundah malam-malam Jakarta
aku tahu, sajak-sajakku hanya datang untuk memisaumu seperti jarak
serupa waktu berdentang-dentang segema nasib yang kuncup hingga engkau senantiasa
membakar setiap yang pernah ada menguburnya bersama subuh yang lamban
tapi yakinlah, dari tepian kecil ini, aku tak akan pernah lelah!
Biodata Penulis
Salsa Biil Zulfa, biasa di panggil Sabijul, kelahiran Bekasi, 20 November 2002. Sabijul gemar dengan sastra setelah banyak masalah yang datang sekitar 5 tahun silam. Sebab setelah itu ia mulai menyimpulkan tak akan ada manusia yang mau mendengar suka duka secara instan, maka dari itu sastra adalah muara akhir setiap kali ia mulai frustasi pada manusia.
Tulis.me dengan senang hati menerima karyamu untuk dimuat di sini. Karya dapat berupa cerpen, puisi, esai, atau tips menulis. Untuk mengirim karya, buka menu Submit Karya & Tips.
Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi
