Baca Karya Fiksi

Puisi – Nestapa dan Ria – Azzadi Ashraf

Diposkan pada

Nestapa dan Ria karya Azzadi Ashraf Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Rintihmu membuat rindu pecutmu mengubah raga menjadi ragu namun pohon tak henti menunggu berangan layaknya sepasang merpati yang selalu bersatu Ilalang panggil di setiap waktu mimpikan bermain tak kenal waktu namun kau lambat peka dan tahu ilalang syairkan namamu dalam kalbu […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Haruskah Kumengalah – Nila Desri Yenti

Diposkan pada

Haruskah Kumengalah karya Nila Desri Yenti Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi “Maukah kau menikah denganku? tanya Fadhil suatu sore. Dia menatapku dengan lembut sambil tersenyum. Kerongkonganku seakan tercekat. Detak jantungku seakan berdegup lebih kencang. Tubuhku sedikit gemetar. Aku pun mengangguk pelan. Dia kembali tersenyum. Senyumannya itulah yang membuatku tak mampu mengatakan tidak […]

Baca Karya Fiksi

Puisi – Keping-Keping Sesal – Titin Wahyuni

Diposkan pada

Keping-Keping Sesal karya Titin Wahyuni Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Tak ayal aku dibuat linglung oleh pikiran berkecamuk Seakan-akan ingin menghentikan sang waktu Yang pergi dengan sesuka hatinya Tanpa menunggu kesadaranku Menangis tak ada gunanya saat ini Jiwa nelangsa merajai pada raga Kecewa sering menerkam jiwa Membuat bibir mengatup tak berkata-kata Mengapa […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Fear In The Dark – Pasya Komala Hizriastuti

Diposkan pada

Fear In The Dark karya Pasya Komala Hizriastuti Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi “Apa kamu enggak pernah sedikit pun mikirin aku, Aldo, bahkan Kania, mas? Kamu bahkan lupa bahwa kita juga di sini masih butuh kehadiran kamu!” “Aku hanya butuh waktu untuk sedikit bersenang-senang. Berlina sudah memberikan kebahagiaan yang enggak pernah aku […]

Baca Karya Fiksi

Puisi – Sekali Lagi 2 – Maria Angel

Diposkan pada

Sekali Lagi 2 karya Maria Angel Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Sekali lagi aku terjatuh Ke lautan mimpi yang terdalam Menghempaskan penat Menatap lurus ke dinding Kucoba ‘tuk meraih tepi Terlalu jauh … Sekali lagi aku terjatuh Terhempas semakin dalam Tak bisa kubuka pintu ini Terlalu erat ‘tuk terlepas Terlalu berat ‘tuk […]

Baca Karya Fiksi

Puisi – Sekali Lagi 1 – Maria Angel

Diposkan pada

Sekali Lagi 1 karya Maria Angel Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Dan sekali lagi aku berpura-pura Tanpa membawa pedang Membuat sandiwara yang rumit Bersiap untuk menghancurkan dunia Dan sekali lagi aku jatuh Menempuh jarak yang sederhana Sederhana namun tajam Tatapan kosong yang lembap Dan sekali lagi aku bangun Melandaskan formasi Mengubur seribu […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Enigma Sajadah Kencana Syekh Narwastu – Teguh Dewangga

Diposkan pada

Enigma Sajadah Kencana Syekh Narwastu karya Teguh Dewangga Juara III Lomba Menulis Cerpen ke-8 Tulis.me Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Hanya ada tiga golongan yang mampu memindahkan atau sekadar melipat sajadah kencana tersebut. Orang-orang itu tak lain adalah anak keturunan Syekh Narwastu, Nabi Khidir, dan orang-orang yang memiliki karamah setingkat wali Allah. […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Anjing Kesekian – Derry Saba

Diposkan pada

Anjing Kesekian karya Derry Saba Juara II Lomba Menulis Cerpen ke-8 Tulis.me Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi “Siapa lagi kalau bukan si Botak, Pius,” kata Bocah serius sambil menghibur Hale, sahabatnya sedari masa kecil. Anjing kesayangan Hale meninggal dunia. Tidak mau dia sebut mati. Terlalu kasar untuk anjing semanis itu, katanya. Lagi […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Kereta Kematian – Nur Khafidhin

Diposkan pada

Kereta Kematian karya Nur Khafidhin Juara I Lomba Menulis Cerpen ke-8 Tulis.me Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi /1/ Menjelang Pesta Reka Wulan Tana Ekan1 Lonceng kematian telah menggema, memberikan makna sasmita yang mengerikan, di mana kereta kematian telah meluncur. Tanda untuk membangunkan arwah etnik Lewolema untuk segera hengkang. Satu demi satu arwah […]

Baca Karya Fiksi

Cerpen – Darah, Keringat, dan Air Mata – Ruth Silalahi

Diposkan pada

Darah, Keringat, dan Air Mata karya Ruth Silalahi Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi Dingin. Begitulah hubunganku dengannya. Bicara secukupnya, selalu menjadi senjataku untuk menghadapinya. Bukan tidak peduli hanya saja kami terbiasa dengan hal itu. Lebih sering diam dalam keheningan. Meskipun mengetahui ada masalah di dalam diri masing-masing, kami hanya sekadar bertanya basa-basi […]