FiksiInfo Lomba MenulisPuisiUmum

Pengumuman Lomba Menulis Puisi Tulis.me 5

Berikut karya dan nama pemenang Lomba Menulis Puisi Tulis.me periode Januari-April 2019. Selamat kepada pemenang!

Kategori Umum

🔹Juara 1: Kepada Tubuh yang Fana dan Terluka karya Giovanni Aditya Lewa Arum
🔹Juara 2: Dasawarsa Separuh Peta Surga karya Candi Respati
🔹Juara 3: Jalan Salib karya Kristina Dinari Werang
🔹Juara 4: Jalan Air Menuju Trunyan karya Made Edy Arudi
🔹Juara 5: Nama-Nama yang Disebutkan Sebelum Perang karya Agung Wicaksana
🔹Juara Harapan 1: Air Mata di Selat Sunda karya Candi Respati
🔹Juara Harapan 2: Di Pantai Tugulufa karya Hasanuddin I. Arbi
🔹Juara Harapan 3: Nyepi karya Made Edy Arudi
🔹Juara Harapan 4: Semestinya Berhenti Kita di Sini karya Grace Christine
🔹Juara Harapan 5: Syal Merah karya Candi Respati

Peringkat 11-25 (Peserta Kelas Menulis) (diurutkan berdasarkan abjad)
🔸Buku Malam Ini dan Rindu Esok Hari karya Fuadil ‘Ulum
🔸Gadis Berkerudung Biru karya Fatimatuzzahra
🔸Ibu Pasar Kubasari karya Made Edy Arudi
🔸Kehidupan adalah Lautan Puisi karya Yoyon Zamanda
🔸Mahkota Juvenil karya Nisrina Putri Nurdiani
🔸Malam Terakhir Hide karya Mijue
🔸Manusia-Manusia Banyak Masalah dan Invasi Makhluk Luar Angkasa karya Mozaik Zendato
🔸Melawan Jalan karya Nabila Arifani Arizka
🔸Mengingat karya Fuadil ‘Ulum
🔸Mimpi Anak Pulau karya Hestathiana
🔸Nasi Basi karya Niren Surbakti
🔸Panggung Tangis di Mata Ibu karya Jihan Suweleh
🔸Realitas Negeri Ini karya Nadia Sukmawati
🔸Selamat Ulang Tahun Pak Sampah karya Muhammad Jihadil
🔸Zephyranthes karya Silvia Agustina

 

Kategori Pelajar

🔹Juara 1: Jagat Raya di Tubuh Ibu karya Novi Amanda Puspita Sari (SMAN 1 Widodaren)
🔹Juara 2: Balap Paksa karya Anak Agung Salvira Gayatri (SMAN 13 Jakarta)
🔹Juara 3: Liturgi Nirmala karya Adristi Shafa Widyasari (SMA IT Al Irsyad Purwokerto)
🔹Juara 4: Jantung Raja Negeri Catur karya Muammar Qadafi Muhajir (SMAN 4 Kendari)
🔹Juara 5: Mengganja karya Keisya Maygreace Manik (SMP Global Andalan)
🔹Juara Harapan 1: Sajak dari Tepian kaya Salsa Biil Zulfa (SMA PGRI 1 Bekasi)
🔹Juara Harapan 3: Aksara Mimpi karya Sulthan Hafizh Nabil (SMAN 8 Tangerang)
🔹Juara Harapan 4: Sandiwara Penyair karya Ajeng Meilia Nauli Simanjuntak (SMAN 22 Palembang)
🔹Juara Harapan 5: Memaknai Pahlawan karya Ilham Romadhan (SMA An-Nur Bululawang)

Peringkat 11-25 (Peserta Kelas Menulis) (diurutkan berdasarkan abjad)
🔸Bapak karya Tia Jobelline Purba (SMA St. Thomas 1 Medan)
🔸Buah Simalakama karya Diana Prasanti (SMA Trinitas Bandung)
🔸Dalam Alufiru karya Galuh Radite Bayu Kinasih (MAN 2 Bogor)
🔸Darinya, Olehnya, untuk Angin karya Fardhila Khairunnisa (MAN 2 Makassar)
🔸Di Balik Dusta Retorika Bianglala karya Naufal Fawwaz Dienulloh (SMAN 1 Soreang)
🔸El Mariachi karya Aulia Rahmania Azzura (SD Negeri 1 Sukapura)
🔸Empat Umat Utama karya Luthfi Abdullah (SMAN 1 Magetan)
🔸Jatuh karena Sebuah Cerita Lama karya Syahruli Nur Qotrunnada (MAN Bangkalan)
🔸Kepada Dimas karya Yasmin Nabila Erawadi (SMAN 1 Samarinda)
🔸Kereta Api karya Satufatwa Hanin Al Fajr (SMAN 1 Slawi)
🔸Menjadi Lalu karya Dewi Sri Gunawati (SMAN 11 Semarang)
🔸Seteru karya Sutrisna Jumhari (SMPN 1 Narmada)
🔸Siapa Hendak Bantu karya Syifa Rahadatul Aisyi (Husnul Khotimah Islamic Boarding School)
🔸Tajuk Senja Hari Ini karya Dias Erlita Fazim (SMK Telkom Purwokerto)
🔸Umbel karya Dimas Aldi Candra Saputra (SMKN 1 Jenangan Ponorogo)

 

Catatan Juri

Ada kecenderungan umum para peserta terjebak dalam tiga tipe penulisan, yakni (1) definitif, banyak puisi dibuat untuk menjelaskan arti dari satu kata yang alihalih menuliskan tafsir baru malah mengulang apa yang sudah usang dan kadang irasional, ; (2) didaktif, banyak puisi ditulis dengan nada menggurui seolah puisi adalah teks ceramah sementara penulisnya adalah bijak bestari yang tengah bersabda; dan (3) kontradiktif, dalam hal penyusunan kata, ada banyak puisi gagal menyusun kata sehingga maknanya hambar, yang menunjukkan kurangnya perenungan ketika menulis puisi.

Tiga kecenderungan itu tidak ditemukan dalam puisi-puisi terpilih, terutama 10 besar yang dari segi tema amat beragam dengan perenungan yang cukup dalam, yang dapat dilihat dari bagaimana struktur puisi-puisi tersebut dibangun. Puisi terpilih juga menyoal sejumlah permasalahan sosial dengan kritis tanpa menanggalkan hakikat kepuisiannya–sebagaimana dialami puisi-puisi yang tidak terpilih, yang cenderung berkomentar dibandingkan sedang berpuisi. Persoalan-persoalan sosial yang diangkat tersebut juga melalui proses abstraksi yang kuat sehingga tidak menjadikan puisi semata gambaran dari apa yang terjadi, tetapi menjadi kenyataan baru yang patut dibaca dengan makna yang baru pula.

 

Fasilitas Peserta

Fasilitas berupa 2 e-book dan e-calendar akan dikirimkan malam ini. Sementara itu, e-sertifikat akan diberikan dalam waktu hingga dua hari ke depan. Semua peserta mendapatkan 2 e-book. e-calendar, dan e-sertifikat melalui e-mail.

Karya pemenang akan ditampilkan di website www.tulis.me. Teman-teman diharapkan belajar dari karya pemenang dan catatan juri ya. Tetap semangat menulis. Terus berlatih.

2 thoughts on “Pengumuman Lomba Menulis Puisi Tulis.me 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *