Baca Karya FiksiPuisi

Puisi – Via Dolorosa – Martinus Pancarianus Setu

Via Dolorosa
karya Martinus Pancarianus Setu

Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi

/1/
Zaitun semakin jauh di belakang
Eden terbengkalai
Getzemani bisu disaksikan ayam yang berkokok
Memenggal angguk kepala
Saat subuh begitu rapuh dijual dalam tiga keping logam

Massa ramai berkeliaran
“salibkan dia, salibkan dia”
Jauh di depan golgota menjerit tangis
“Ibu, ketika waktuku tiba aku harap tak seorangpun menangisi jalan pulangku”

“salibkan dia, salibkan dia”
Siapakah kamu sampai rumahku jadi pasar massa yang ingin membunuhmu
Benarkah kau raja orang Yahudi itu?
Sungguh, aku tak ingin mencampuri dosa anak manusia ini.

Ambigu, di gerbang palu
Pengadilan kehormatan jadi ramai diperdagangkan
Berapa tuaian massa yang kau takuti
Ambisi menjembatai jabatan yang rapuh
Manusia–manusia persis dekil dan berbau–rapuh yang tersembunyi dalam teriakan bertalu–berkali-kali

/2/
“salibkan dia, salibkan dia, salibkan dia”
Getzemani goncang
Hampir siang via Dolorosa gemuruh pekikkan massa
Cambuk melayang, tertawa terbang berkeliaran ke sana–ke mari
Cibir mencibirkan–bibir tak kunjung katup
Di seberang jalan sepanjang via Dolorosa, wanita-wanita tua dan muda berhamburan tangis–pecah dan jatuh bersama darah dan kata
Ibadah air matamu itu untuk anak dan cucumu,
“jangan tangisi jalan pulangku”

Via Dolorosa
Cerita terakhir dari segala kerapuhan
Awal yang menguncang tanya
Masih jauhkah golgota itu?
Jauh dalam kedekatan menuju Bapa

Via Dolorosa
Jembatan Tuhan terbentang
Kisah sepasang kekasih jatuh
Dan cerita langit menjadi mendung dalam tabir bait Allah terbuka

Via Dolorasa
Sungguh, orang ini anak Allah

Sesal terakhir di jalan sepanjang via Dolorosa
Tuhan, jemput aku dalam pertobatan.

Maumere, 2020.
Selamat pagi semesta, selamat merayakan Jumat ke-3 dalam massa pra-paskah.
Kenanglah salib kita masing-masing.

Biodata Penulis
Martinus Pancarianus Setu
akrab disapa dengan nama Chan Setu merupakan putra bungsu dari lima bersaudara. Chan Setu, kelahiran Detusoko, 29 April 1998 merupakan mahasiswa semester IV di STFK Ledalero Maumere. Saat ini beliau tinggal di Wisma Nita Pleat, Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero Maumere. Beliau juga merupakan seorang calon biarawan religius misionaris Serikat Sabda Allah (SVD). Beliau bisa ditemukan melalui FB: PIRRES SETU

Tulis.me dengan senang hati menerima karyamu untuk dimuat di sini. Karya dapat berupa cerpen, puisi, esai, atau tips menulis. Untuk mengirim karya, buka menu Submit Karya & Tips.

Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *