Baca Karya FiksiPuisi

Puisi – Ritual – Abd Azis Ana

Ritual
karya Abd Azis Ana

Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi

Setelah aku rebahkan kepalaku diatas pahamu, rintik hujan kian membasahi jendela-jendela kamar dan bunyinya semakin keras hingga pecahkan batu dihalaman kamar.
Setiap hujan seperti ini, sering aku melakukan ritual memeluk tubuhmu yang hangat itu dan sering pula mencium kening dan bibirmu.

“Jangan nakal kekasihku” bisikanya didaun telingaku sambil melemparkan senyum manis
Aku hanya tersenyum menatap wajahnya yang cantik,
Jauh dibenakku, aku membayangkan kau wanita yang paling cantik didunia ini. Tapi bibirku tak sempat mengatakan itu

Rintik diluar kamar mengajak merayu, lalu kau dengan malu-malu palingkan mukamu
Tak lama dari itu kau segera menjelma surga dan menawarkan sebuah bibir manis
Bantal guling diantara kita hanya diam sebagai saksi ritual

Biodata Penulis
Abd Azis Ana
. Lahir di Sampang Madura, 16 Mei 1992. Sekarang penulis merantau ke Bandung dan tinggal di Bandung. Abd Azis Ana bukanlah nama aslinya. Nama aslinya adalah Abd Azis sedangkan nama Ana adalah nama pena. Buku yang telah diterbitkan oleh penulis, di antaranya: Malaikat Tanpa Nama, Tunggu Puisiku di Ujung Jalan Itu, Mutiara dalam Lumpur, Mimpi yang Sempurna, Nabila–Hikayat Gadis Rantauan, Pesan dari Langit, Ada Cinta di Halte, Kembalikan Aku Pada Debu, Aku Ingin Mencintai-Mu, dan TKW Mencari Surga yang ditulis dengan Asa Suzhanty.  Selain menulis, penulis muda ini juga suka dengan macam-macam seni bahkan penulis pernah gabung dalam komunitas teater. Kini penulis bekerja sebagai staf LPPM (Lembaga Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat) di Universitas Jenderal Achmad Yani.

Tulis.me dengan senang hati menerima karyamu untuk dimuat di sini. Karya dapat berupa cerpen, puisi, esai, atau tips menulis. Untuk mengirim karya, buka menu Submit Karya & Tips.

Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *