Baca Karya FiksiPuisi

Puisi – Benci dalam Rindu – Helvi Mei Sari

Benci dalam Rindu
karya Helvi Mei Sari

Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi

 

Kutulis kisah yang meminta tuk dibuang
Kuukir cerita yang menolak tuk dikenang
Dalam kepekatan rasa yang mengundang duka
Ada jiwa yang meronta tuk meninggalkan raga
Dalam jiwa yang berjuang tuk menghilang
Ada rasa yang meminta tuk tetap tertahan
Dalam rasa yang menolak tuk menghilang
Ada harap yang tak lagi ingin diabadikan

Biarkan kudekap rindu
yang tiada pernah mendapat balas
Biarkan kubuang harap
yang tiada pernah mendapat nyata
Tuk seorang
yang tiada pernah memberi nyata
pada harap yang terus meminta
yang tiada pernah memberi cahaya
pada gelap yang terus mencari
yang tiada pernah memberi warna
pada hitam dan putih yang terus mencari kawan

Biarkan kudekap sang rasa
Ayah, kau tahu rasa yang kumaksud?
Logika memaksaku menyebutnya “benci”
Namun hati kian menolak
Sebab,
Ia hanyalah rindu yang ingin menjadi benci
Namun gagal …

Ayah, pulanglah …
Jangan sampai benci kian membenci
Sementara rindu kian merindu
Jangan sampai getir kisah kian meraung
Sementara jeritan kasih kian menggema
Pulanglah, ayah …

17 Maret 2018

 

Biodata Penulis
Helvi Mei Sari, anak bungsu dari tiga bersaudara. Dilahirkan di Wajo, Sulawesi Selatan pada 12 Mei 1998. Ia merupakan mahasiswi Universitas Negeri Makassar, terkhusus di Fakultas Bahasa dan Sastra. Sikapnya yang cenderung tertutup membuatnya menggeluti hobi menulis dan melukis. Memiliki cita-cita keliling dunia dengan tulisannya.

Tulis.me dengan senang hati menerima karyamu untuk dimuat di sini. Karya dapat berupa cerpen, puisi, esai, atau tips menulis. Untuk mengirim karya, buka menu Submit Karya & Tips.

Baca karya fiksi lain di menu Baca Karya Fiksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *