Baca Karya & TipsPuisi

Puisi Juara 1 Peluncuran Tulis.me – Polaroid Express – Gilang Perdana

Puisi karya Gilang Perdana
Juara 1 Lomba Menulis Puisi dalam rangka Peluncuran Tulis.me

/1/

malam lesap seperti yang sudah-sudah

menjauhkan mata air dari langkah si musafir

yang sebenarnya tak pergi lebih jauh, dari

jengkal halaman rumahnya sendiri

 

di halaman itu pagi datang bersama bara api

abunya menunggu disapu hujan yang sebentar

itulah mengapa ia merasa selalu jauh, dari

alamat yang tak pernah ia tinggalkan

 

 

/2/

“itu pohon apa ayah tanam?”

 

“murbai, nak. agar kelak

kau mengerti, bahwa hitam

tak selalu warna yang buruk.”

 

“itu apa yang ayah buat?”

 

“ayunan, nak. agar kelak

kau merasakan, mabuknya

diombang-ambing waktu.”

 

“itu apa yang ayah lukis?”

 

“senja, nak. agar kelak

kau bisa memahami, ada

yang harus kita ikhlaskan.”

 

 

/3/

sejak rentang kafan memerban perih

di kaki dia, ada yang terus berjalan

menyusuri jengkal album lama, sampai

pada selembar potret si album polaroid

 

ia lihat gitar kesayangan dia, dulu

pernah ia paksakan buku jarinya

melipat diri berkali-kali; menakik

perih-luka lagu-lagu cinta

 

ia menekuri dasawarsa yang pergi;

apa-apa saja yang pernah tinggal

sampai pada suatu jingle di televisi

: sebuah merk sabun mandi

 

yang ia balurkan terakhir kali kepada dia

 

kemarin

 

Kleco, 2017

 

Tulis.me dengan senang hati menerima karyamu untuk dimuat di sini. Karya dapat berupa cerpen, puisi, esai, atau tips menulis. Untuk mengirim karya dan tips, buka menuĀ Submit Karya & Tips.

2 thoughts on “Puisi Juara 1 Peluncuran Tulis.me – Polaroid Express – Gilang Perdana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *