Baca Karya & TipsPuisi

Puisi – Stasiun Terakhir di Tubuh Senja – Nur Al Fadli

Puisi karya Nur Al Fadli

Pada tiap-tiap rel kereta
merekam segala kepergian
di tubuh senja
aku tabah menanti satu kehadiran.

Di tengah penantian, pada stasiun-stasiun yang kulabuhkan perjalanan
pena ini tak pernah bosan mengukir sajak
tentang apapun perangaimu.
Tintaku tak mau kering
mensyairkan wajahmu.

Dalam setiap lembar hidupku, segalamu adalah puisi.

Pada tiap-tiap gerbong kereta
usai menurunkan penumpang
aku mencari sepotong rindu yang tersemat
padamu, dan seikat jumpa
sementara kau enggan tiba.

Mungkin kepergian adalah pesan tentangmu
dan sebuah perpisahan.

Sebab kau telah menjelma aksara
perlahan hilang
sebelum kereta terakhir datang.

Bogor, Oktober 2017

 

N. A. Fadhli,
Jurusan Matematika Institut Pertanian Bogor

 

Tulis.me dengan senang hati menerima karyamu untuk dimuat di sini. Karya dapat berupa cerpen, puisi, esai, atau tips menulis. Untuk mengirim karya dan tips, buka menuĀ Submit Karya & Tips.

One thought on “Puisi – Stasiun Terakhir di Tubuh Senja – Nur Al Fadli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *